Inter Milan Sempurnakan Musim dengan Gelar Coppa Italia
Inter Milan sukses menutup perjalanan domestik musim 2025/2026 dengan prestasi gemilang setelah menjuarai Coppa Italia Final. Nerazzurri memastikan trofi usai mengalahkan Lazio dengan skor 2-0 di Stadion Olimpico, Kamis dini hari WIB.
Kemenangan tersebut membuat Inter resmi meraih gelar Coppa Italia ke-10 sepanjang sejarah klub. Lebih spesial lagi, trofi ini melengkapi keberhasilan mereka yang sebelumnya sudah memastikan diri sebagai juara Serie A musim ini.
Hasil tersebut sekaligus memastikan Inter Milan meraih double winners domestik untuk pertama kalinya sejak musim bersejarah 2009/2010.
Prestasi ini juga membuat Inter menjadi klub pertama yang berhasil menyapu gelar Serie A dan Coppa Italia dalam satu musim sejak Juventus melakukannya pada musim 2017/2018.
Cristian Chivu Catat Musim Perdana yang Luar Biasa
Keberhasilan ini menjadi pencapaian besar bagi pelatih Cristian Chivu di musim pertamanya bersama Inter Milan.
Mantan bek Nerazzurri tersebut berhasil membawa Inter tampil konsisten sepanjang musim dan mengubah mereka menjadi salah satu tim paling dominan di Italia.

Beberapa hari sebelum final, Inter juga sukses menghancurkan Lazio dengan skor 3-0 di stadion yang sama dalam pertandingan Serie A. Kemenangan tersebut tampaknya memberi tambahan kepercayaan diri bagi skuad Inter menjelang partai final.
Sementara itu, Lazio harus menerima kenyataan pahit setelah gagal mengamankan tiket kompetisi Eropa musim depan. Situasi mereka kini semakin sulit karena juga masih berjuang menjauh dari papan bawah klasemen.
Gol Bunuh Diri Marusic Buka Jalan Inter
Sejak awal pertandingan, Inter Milan langsung mengambil alih kontrol permainan dengan tekanan agresif dan penguasaan bola yang dominan.
Keunggulan pertama Nerazzurri lahir pada menit ke-14 lewat gol bunuh diri Adam Marusic.

Gol tersebut bermula dari sepak pojok Federico Dimarco yang sempat mengenai Marcus Thuram di tiang dekat sebelum bola berbelok ke arah Marusic dan masuk ke gawang sendiri.
Tanpa kehadiran Maurizio Sarri di pinggir lapangan, Lazio terlihat kesulitan menemukan ritme permainan mereka.
Tekanan tinggi yang diterapkan Inter membuat Biancocelesti gagal mengembangkan permainan sepanjang babak pertama.
Lautaro Martinez Pastikan Kemenangan Nerazzurri
Inter kembali menunjukkan kualitas pressing mereka saat mencetak gol kedua.
Nuno Tavares kehilangan bola di area pertahanan setelah direbut Denzel Dumfries.

Dumfries kemudian mengirim umpan matang kepada Lautaro Martinez yang langsung menyelesaikannya menjadi gol kedua Inter.
Keunggulan 2-0 membuat Inter semakin nyaman mengontrol tempo permainan hingga turun minum.
Lazio Gagal Bangkit di Babak Kedua
Memasuki babak kedua, Lazio mencoba meningkatkan intensitas serangan demi mengejar ketertinggalan.
Tijjani Noslin sempat mendapatkan peluang berbahaya, namun sepakannya masih melebar tipis dari gawang Inter.
Di sisi lain, Inter tetap berbahaya melalui serangan balik cepat. Luis Henrique hampir menambah keunggulan setelah menerima umpan dari Dimarco, tetapi tembakannya melambung di atas mistar.
Piotr Zielinski juga memperoleh kesempatan lewat tendangan jarak jauh, meski belum membuahkan gol tambahan.
Lazio sempat mendapat peluang terbaik mereka melalui Boulaye Dia. Namun, penjaga gawang Josep Martinez tampil sigap dengan penyelamatan penting.
Hingga peluit panjang dibunyikan, Inter Milan tetap mampu mempertahankan keunggulan 2-0 dan memastikan trofi Coppa Italia menjadi milik mereka.
Inter Milan Resmi Jadi Raja Italia Musim Ini
Dengan keberhasilan meraih Serie A dan Coppa Italia, Inter Milan resmi menegaskan status mereka sebagai tim terbaik Italia musim 2025/2026.
Dominasi Nerazzurri musim ini menjadi sinyal kuat bahwa era baru kejayaan klub kembali hadir bersama Cristian Chivu.
Ikuti berita terbaru Serie A, Coppa Italia, dan sepak bola Eropa hanya di BincangOlahraga

